Wednesday, October 22, 2008

Agar Tak Sekedar Menjadi Mayat Hidup


Bahagiakah anda menjalani hidup ini? Apakah anda merasa bingung menentukan arah hidup? Apakah anda gagal dan sulit memaafkan kesalahan diri sendiri? Apakah anda memendam dendam? Apakah hidup anda membosankan? Apakah anda sedang putus asa? Apakah anda tidak betah dirumah? Apakah anda dijauhi rekan kantor? Apakah anda merasa tak berati?


Jika anda menjawab lebih dari dua rentetan pertanyaan diatas denagn jawaban YA, maka anda perlu untuk segera membaca buku THE RULES OF LIFE karya Richard Templar ini. Seperti halnya sub judul yang tertera, Rules of Life adalah sebuah aturan pribadi untuk hidup lebih baik, bahagia, dan sukses. Berisi 50 ‘aturan-aturan’ untuk diri anda, 16 aturan berpasangan,13 aturan keluarga dan teman, 13 aturan social, dan 8 aturan dunia, Richard ingin membantu anda untuk mengingat kembali tujuan hidup anda dan merumuskannya dengan sederhana,jelas, dan dapat diwujudkan. 

Richard menulis, banyak orang yangmenjalani kehidupan dengan sukses, bahagia, penuh kesyukuran, dan dapat mencapai banyak hal. Banyak pula yang merasa tidak bahagia, kehilangan sesuatu dalam dirinya, dan menghabiskan waktu untuk menunggu keajaiban yang memberinya inspirasi. Sebenarnya perubahan hanya masalah kemauan untuk melakukan sedikit perubahan kecil pada perilaku kita. Kebahagaiaan dan kebermaknaan hidup tentu dapat diwujudkan. Memang sulit, tapi sebenarnya begitu sederhana dan dapat dicapai. Tinggal seberapa besar kemauan kita untuk mejadikannya wujud. 
 
Sebelum merumuskan langkah-langkah untuk menjadikan hidup bermakna dan kita bahagia menjalaninya, kita harus mengetahui makna kebahagiaan bagi diri kita masing-masing. Apakah hal-hal yang membuat kita bahagia? Apakah melakukan hal-hal yang buruk membuat kita benar-benar bahagia? Kita harus bisa menemukan kebahagiaan kita sendiri karena hanya kita yang paling tahu diri kita sendiri. Setelah itu kemudian kita diingatkan untuk selalu mendedikasikan hidup kita untuk sesuatu. Terserah anda, apapun itu,asal baik menurut anda, dan membuat anda ingin mencapainya. Dari sini kita jadi jadi tahu kemana arah tujuan hidup ini akan kita bawa. Setelah itu kita akan menentukan standard kehidupan. Apakah kita cukup bahagia jika yang tercapai hanya30%? Ataukah kita baru bahagia jika semua tujuan itu tergapai. Masing-masing orang mempunyai standar berbeda. Standard ini akan menjadi tolak ukur keberhasilan setiap langkah yang nanti akan kita rumuskan. 
 
Richard kemudian menggiring kita pada 50 aturan kehidupan yang membantu kita untuk memilah-milah dan menentukan mana yang baik, mana yang buruk. Mana yang akan kita ambil mana yang akan kita buang. Mana yang akan kita ikuti mana yang akan kita tinggalkan. 50 aturan memang banyak, dan kita bukan malaikat yang akan mampu sempurna menjalankan/mematuhi aturan tersebut. Kita bisa memilihnya sesuai dengan kondisi yang kita hadapi. Catat baik-baik dan jadikan pengingat setiap kali kita mengalami hal yang sama. Dari sini kita akan menemukan identitas diri sesuai dengan yang kita kehendaki tanpa mengabaikan kemungkinan lain diluar kita yang mungkin bertentangan. Selalu ada cara untuk menghadapi lawan secara bijaksana, dan Richard memberikan beberapa tipsnya disini. 
 
Bagi anda yang mempunyai masalah dengan pasangan, Richard memberikan 16 aturan mendasar yang mungkin bisa membantu anda memperbaiki hubungan. Richard memberikan paparan sederhana dan menuliskan kunci penting dari dua orang yang berbeda dan tentu saja memiliki aturan kehidupan yang berbeda pula. Seperti banyak ahli katakan, menghormati dan menjaga privasi pasangan adalah kunci penting. Memberi kesempatan pasangan untuk menjadi diri sendiri, bersikap baik, meminta maaf lebih dulu, berusaha lebih keras untuk membahagiakannya, serta mngetahui kapan harus bicara dan kapan harus mendengar adalah beberapa aturan yang mesti kita jadikan evaluasi hubungan kita. Jika masih tidak ketemu, maka review ulang tujuan bersama perlu dilakukan. Dari sini anda akan bias merumuskan langkah-langkah yang perlu anda lakukan bersama pasangan untuk mewujudkan tujuan hidup anda.

Lebih luas lagi, Richard memandu kita untuk melihat lagi kualitas hubungan kita dalam keluarga dan teman-teman kita. Kita diajak membuat garis sendiri bagi target yang telah kita tentukan diawal. Mana aturan yang akan kita ambil dalam menjalin relasi perkawanan dan keluarga, Richard memberikan 13 aturan utama. Anda akan dingatkan bagaimana anda bersikap sebagai orang tua pada anak dan sebagai anak kepada orang tua. Keduanya mempunyai relasi yang berbeda. Kita akan bisa melihat bagaimana akibat yang ditimbulkan oleh tujuan hidup kita terhadap keluarga dan kawan-kawan kita.

Setelah dapat memilih aturan untuk bergaul dalam keluarga dan teman, lebih luas lagi kita akan dipandu memilih aturan dalam bergaul di lingkungan sosial yg lebih luas lagi. Richard mengingatkan hal-hal yang akan membantu kita mencapai tujuan hidup, dan hal-hal yang justru akan mengganggunya. Kita juga diajarkan untuk memikirkan manfaat tujuan hidup kita itu bagi mereka. Kita mesti memikirkan efek jangka panjang dari tujuan hidup kita itu, juga langkah-langkah yang telah kita rumuskan diawal, sehingga kita akan terdorong untuk selalu berpikir dan bersikap baik dengan moral yang tinggi karena rasa tangung jawab social itu.

Terakhir, Richard mengajak kita membuka mata lebih lebar, melihat akibat yang ditimbulkan bagi dunia dari tujuan hidup, langkah untuk mencapainya,serta pilihan aturan yang telah kita tentukan untuk kita ikuti diatas. Kita mesti mempertimbangkan bagaimana sejarah akan mencatat kita. Sebagai orang baik yang bermanfaat bagi keluarga, teman, lingkungan social, dan bahkan dunia, atau justru sebaliknya, merusak. Kita harus memikirkan kehidupan kita jika kita ingin berhasil dalam hidup ini. Kehidupan ini mesti diberi makna dengan hal-hal yang bermanfaat, sehingga kita diatas bumi ini menjalani kehidupan dengan hikmat, bukan sekedar mayat hidup yang menjalankan takdir kehidupan tanpa upaya. Hidup harus bermakna!

Judul : The Rules of Life : Aturan Pribadi Untuk Hidup Lebih Baik, Bahagia, Dan Sukses.
Penulis : Richard Templar
Penejemah : Sigit Purwanto
Cetak : 2008
Tebal : 226 + Xiii
Penerbit : Esensi, Erlangga


COMMENT : Buku ini sesuai untuk motivasi diri. Disajikan dengan lay out yang sederhana, mudah diingat, dan ringkas. Kita bisa membukanya sewaktu waktu, di sembarang halaman, membaca sebagian dan akan menemukan sebuah inspirasi. Atau sekedar membaca kalimat-kalimat penting yang dicetak khusus dalam kotak insert, untuk mengingatkan kita ketika lemah motivasi dan butuh semangat untuk memulai/bangkit lagi dari keterpurukan kecil. Buku ini bukan sekedar chicken soup, it is a complete breakfast.

0 comments: