Wednesday, April 29, 2009

Agar Menulis Bisa Gampang

Oleh Diana AV Sasa

“Buku ini bisa dibaca dalam 10 Menit,” demikian Andrias Harefa membuka tulisan dalam bukunya berjudul Agar Menulis-Mengarang Bisa Gampang. Kalimat ini provokatif sekali mengingat tebal bukunya sampai 100 halaman dan itu muskil menyelesaikannya dalam 10 menit. Namun, Andrias menyarankan agar membaca saja halaman sebelah kiri di setiap awal 17 subjudul yang merupakan saripati dari bab terkait. Jika tak mengerti, barulah membaca uraian di halaman sebelahnya yang juga tak terlalu panjang.

Monday, April 20, 2009

Perpustakaan Sebagai Identitas Bangsa

Bagaimana sebuah perpustakaan diisi dan diurus, akan sangat menggambarkan pribadi pemiliknya. Jenis-jenis buku apa yang dikoleksi, berapa jumlahnya, bagaimana penataannya di dalam rak, akan sangat mencerminkan selera pemiliknya. Jika ia kepunyaan pribadi maka ia melukiskan kepribadian pemiliknya. Jika ia perpustakaan Negara maka ia menggambarkan kepribadian negaranya.

Saturday, April 18, 2009

Wendo Bilang Mengarang Itu Gampang, Kataku TIDAK!

“Jangan hanya membaca. Kalau saat itu sudah mencoba mengarang, pasti lain halnya. Untuk yang terakhir ini saya percaya penuh. Cobalah mengarang sekarang juga, jangan menunggu dua puluh tahun lagi. Jangan menunggu dua hari lagi. Sekarang juga. Tutup buku ini, mulai.”

Begitu tulis Arswendo dalam pengantar edisi kedua buku Mengarang Itu Gampang yang sudah lebih dari 5 kali cetak ulang selama sepuluh tahun sejak 1981 hingga 2001.

Paragraf terakhir Arswendo itu mendorong saya untuk terus memamah isi bukunya. Sebagai penulis pemula, kata-katanya cukup melecut untuk penasaran mengetahui trik dan resep apa yang dipunya seorang maestro agar menulis (baca: mengarang) bisa lebih mudah dan ciamik. Maka saya pun menekuni setiap bab pada buku itu dengan gairah yang menyala.