Saturday, January 1, 2011

Aktivis Perempuan, Menulislah!

:: Diana AV Sasa*
 
“Memang ini pekerjaan rumit; tapi barangsiapa tidak berani, dia tidak bakal menang. Maju! Semua harus dilakukan dan dimulai dengan berani! Pemberani-pemberani memenangkan tiga per empat dunia”

Ini adalah manifesto ibu penulis Indonesia, Kartini. Ia, perempuan yang setiap 21 April tanggal kelahirannya diperingati seluruh negeri. Perempuan yang dikenang dengan konde dan jarit oleh bocah-bocah taman kanak, pun tak ketinggalan ibu-ibu mereka. Habis gelap terbitlah terang, kalimat ini membawanya abadi. Ia perempuan yang menjadi simbol kesetaraan laki-laki dan perempuan di belahan bumi bernama Indonesia