Monday, August 29, 2011

Bakti Buku TKI Mudik

:: Diana AV Sasa*)

Ritus lebaran di Indonesia yang khas dengan tradisi mudik, tidak hanya disambut gempita oleh para perantau di kota yang mudik ke kampung, tapi juga oleh mereka para pemasok devisa terbesar negri ini, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) memperkirakan 50 ribu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri akan masuk melalui Gedung Pendataan Kepulangan (GPK) TKI di Selapajang, Tangerang, Banten pada mudik lebaran tahun ini. Angka ini bisa membengkak jadi ratusan ribu jika ditambah TKI yang melalui jalur lain seperti di Surabaya, Solo, Bandung, Mataram, Nunukan, Padang atau Parepare (Antara,13/8).

Friday, August 19, 2011

Nganan Lebih Baik Ketimbang Ngiri

Kebetulan dalam bahasa Inggris, ‘kanan’ dan ’benar’ itu diterjemahkan jadi ‘right’. Mungkin ini isyarat, kanan itu memang benar. Kebetulan pula, ‘kiri’ dan ‘ketinggalan’ itu sama-sama diterjemahkan jadi ‘left’. Mungkin ini isyarat, kiri itu memang ketinggalan (56)

Kutipan diatas hanyalah satu dari beberapa kebetulan yang dengan cemerlang dapat ditemukan Ippho Santosa mengenai ‘pledoi’ mengapa kanan lebih baik ketimbang kiri. Pledoi itu tertuang dalam buku motivasi bertajuk 7 Keajaiban Rezeki: Rezeki Bertambah, Nasib Berubah, dalam 99 Hari dengan Otak Kanan. Kebetulan lain yang ia temukan adalah rambu-rambu “Gunakan lajur kanan untuk mendahului”, dan “Gunakan lajur kiri untuk jalur lambat”. Mungkin ini pula isyarat bahwa untuk mendahului pesaing gunakan otak kanan, gunakan otak kiri kalau ingin ditinggalkan oleh pesaing.

Sunday, August 7, 2011

Episto Ergo Sum


:: Diana AV Sasa*)

Episto ergo sum semboyannya. ‘Saya menulis surat pembaca karena saya ada’ artinya. Kalimat plesetan dari cogito ergo sum. Saya berpikir karena saya ada. Milik filsuf dan matematikawan Perancis, Rene Descartes. Di dalam pers, kedudukan mereka sangat istimewa, setara dengan penulis opini. Karena istimewanya posisi mereka ini, halaman mereka  “haram” dimasuki berita-berita iklan, bebas dari segala kepentingan.