Sunday, September 4, 2011

Klandestin Banci di Negeri Banci *

“…Di sisi penyebaran sifat, wanita-pria bahkan sampai merengsek dan menelusup setiap tempat, tak terkecuali tempat-tempat penting penentu kebijakan berbangsa dan bernegara. Kebijakan pemimpin negara rata-rata menjadi kebijakan banci, tidak tegas dalam keberpihakan. Sikap mereka mirip para waria, tidak laki-laki tidak perempuan!”

Sikap dan sifat banci itu lah yang coba diangkat Yonathan Rahardjo dalam novel terbarunya Taman Api (2011). Dituturkan dengan gaya filmis, Yonathan meramu antara fenomena dunia seksualitas para banci (dalam hal ini adalah waria-transgender) dengan banci sebagai sebuah gejala sosial, sikap dan sifat dalam masyarakat. Dengan cara ini, Yonathan seakan ingin menunjukkan bagaimana sekelompok manusia di sebuah negeri bisa dijadikan korban dengan tuduhan-tuduhan, yang ironisnya, penuduh adalah juga pelaku apa yang dituduhkan, meski dalam dimensi atau takaran yang berbeda.