Sunday, November 25, 2012

Diana AV Sasa Kartini Pustakawan Inspiratif “Perpustakaan kota metropolis”

Diana Amaliyah Verawati Sasa atau akrab disapa Sasa ini merupakan seorang pendiri dan direktur bibliopolis yang ada di Surabaya,perjuangan beliau sangat menginspirasi,sejak kecil beliau mulai gemar membaca serta menulis tulisan dan berbagi ilmu pengetahuan kepada siapa saja, Son Ani, sang ayah, merupakan orang yang pertama kali berjasa mengenalkan dirinya dengan buku yang dahulu merupakan guru agama, dan sekarang beliau menjabat
Kepala Sekolah SD Pakis Baru 2 Pacitan. Sejak kecil Sasa selalu dimanja dengan buku-buku
,seperti majalah trubus,kompas,bahkan Buku inpres bantuan dari pemerintah yang seharusnya diletakkan di sekolah dibawa pulang oleh ayahnya,sejak kecil Sasa menjadi kerajinan membaca pernah suatu ketika ia menggunjungi perpustakaan gereja,sangking sering nya meminjam buku, Suster Antony penjaga perpustakaan menyarankan agar uang saku per bulan untuk keperluan sehari-hari di simpan dan tidak digunakan untuk meminjam buku semua,namun Sasa selalu haus akan ilmu pengetahuan dari setiap buku. 

Bagi Sasa, membaca buku bagaikan mendonorkan darah dan mendapat darah segar,membaca buku seperti bernafas,suatu hal yang sangat penting dalam hidup ini..Perempuan kelahiran Pacitan, 28 Maret 1980 itu mulai berjuang mengkampanyekan kegiatan gemar membaca sejak dini dan menjadikan perpustakaan tidak hanya sebagai kunjungan biasa tetapi kunjungan yang secara continue bermanfaat bagi pengunjung,mulai dari satu kota ke kota lain yang jarak nya berpuluh kilometer hanya menggunakan kendaraan bermotor dan sebuah kardus yang berisis beberapa buku yang akan beliau kenalkan kepada setiap masyarakat di daerah yang awam akan ilmu pengetahuan dan informasi,beliau menebarkan ilmu dengan usaha yang ia miliki,membujuk masyarakat agar mau membaca sungguh usaha yang tidak mudah,tidak hanya itu,beliau juga tak segan untuk mengajarkan apa yang ia ketahui kepada anak-anak saat sedang membaca bukunya.semua beliau lakukan demi kemajuan pola fikir dan kehidupan masyarakat serta membuat mereka merasa perlu untuk membaca,karena membaca memang sangat sulit untuk dilakukan atau kebanyakan dari kita ada yang malas untuk membaca sebuah buku,(kecuali buku-buku yang beraroma percintaan),namun beliau pantang mundur berjuang memajukan perpustakaan salah satunya dengan cara menanamkan kegiatan gemar membaca dari semua kalangan.

Beliau telah berhasil mendirikan Sebuah Perpustakaan atau Taman Baca Masyarakat(TBM) D:Buku Bibliopolis telah berdiri di dalam sebuah Mall Royal Plaza lantai 3 di Surabaya,tidak hanya masyarakat surabaya yang dating memanfaatkan sarana perpustakaan TBM ini,tetapi juga seluruh masyarakat di Indonesia,mengunjungi perpustakaan,dinilai membaca buku secara kaku,perpustakaan membutuhkan ruang baca harus disesuaikan dengan tradisi masyarakat metropolis, pengunjung yang juga terus meningkat dan mall adalah salah satu alternatif yang dipilih,inilah salah satunya alas an beliau untuk mendirikan TBM tersebut. Mall.seperti yang kita ketahui bersama,Mall hanya lah dianggap tempat untuk belanja, ajang nongkrong,nonton bahkan berfoya-foya saja,namun tidak bagi kartini pustakawan satu ini,beliau mampu menjadikan Mall sebagai tempat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan informasi. beliau menggunakan SOftware SLiMS (Senayan Library Management Systems)  dalam menjalankan system koleksi dan pelayanan perpustakaannya,TBM ini  menyediakan buku-buku berkualitas dan akses internet gratis (wifi) untuk para pengunjung Mall. banyak sekali hal yang dapat ditiru dari sosok pustakawan,Diana AV Sasa ini,  “sesuatu “ yang  saya ambil dari sepenggalan perjuangan Diana AV Sasa adalah semangatnya dalam melakukan sesuatu yang enggan dilakukan orang lain,menanamkan kesadaran akan pentingnya membaca telah menjadi tekat saya untuk ambil bagian dalam memajukan perpustakaan masa depan,selalu bekerja keras dan pantang mundur dalam mencapai tujuan apa yang dicita-citakan menjadi poin lebih yang akan saya terapkan didalam kehidupan ini terutama melakukan tugas sebagai pencinta perpustakaan dalam kehidupan yang nyata. Semoga bermanfaat  bagi yang membacanya.

*) Disalin dari blog Zumrahtini

0 comments: